This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sunday, 21 October 2018

tugas


https://asysyariah-com.cdn.ampproject.org/v/asysyariah.com/kaum-hedonis/amp/?amp_js_v=a2&amp_gsa=1&usqp=mq331AQCCAE%3D#referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&amp_tf=From%20%251%24s&ampshare=http%3A%2F%2Fasysyariah.com%2Fkaum-hedonis%2F

Link Kinemaster v5

https://drive.google.com/file/d/1tuIAYWCOXXmeFzuOoyX_rHorNPs4CJg_/view?usp=drivesdk











Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Segala puji bagi Allah SWT yg tlah memberi sebaik-baik nikmat berupa Iman dan Islam.Shalawat dan doa keselamatan mari kita limpahkan selalu kpd Nabi Muhammad SAW berserta keluarga dan para sahabatnya.Amin

Keterangan berikut ini lebih menjelaskan detail sehingga kita bisa mengikuti lebih jelas apa yg dimaksud pada 4 poin pd renungan 4 kewajiban terhadap Al Qur'an dan 19 Akibat Dosa pd renungan sebelumnya. 

Al Qur'an sebagai Kitab Suci, Wahyu Ilahi, mempunyai adab-adab tersendiri bagi org-org yg membacanya. Adab-adab itu sudah diatur dgn sangat baik, untuk penghormatan dan keagungan Al-Quran, tiap-tiap org harus berpedoman kepadanya dan mengerjakannya.

Imam Al Ghazali di dlm kitabnya Ihya Ulumuddin telah memperinci dgn sejelas-jelasnya bagaimana hendaknya adab-adab membaca Al Qur'an mjd adab yg mengenal batin, dan adab yg mengenal lahir.

Adab yg mengenal batin itu, diperinci lagi mjd arti memahami asal kalimat, cara hati membesarkan kalimat Allah, menghadirkan hati dikala membaca sampai ke tingkat memperluas, memperhalus perasaan dan membersihkan jiwa. Dgn demikian, kandungan Al Quran yg dibaca dgn perantaraan lidah, dapat bersemi dlm jiwa dan meresap ke dlm hati sanubarinya.

Kesemuanya ini adalah adab yg berhubungan dgn batin, yaitu dgn hati dan jiwa. Sebagai contoh, Imam Al Gazhali menjelaskan, bagaimana cara hati membesarkan kalimat Allah, yaitu bagi pembaca Al Qur'an ketika ia memulainya, maka terlebih dahulu ia harus menghadirkan dlm hatinya, betapa kebesaran Allah yg mempunyai kalimat-kalimat itu. Dia harus yakin dlm hatinya, bahwa yg dibacanya itu bukanlah kalam manusia, tetapi adalah kalam Allah Azza wa Jalla.

Membesarkan kalam Allah itu, bukan saja dlm membacanya, tetapi juga dlm menjaga tulisan-tulisan Al Quran itu sendiri. Sebagaimana yg diriwayatkan, 'Ikrimah bin Abi Jahl, sangat gusar hatinya bila melihat lembaran-lembaran yg bertuliskan Al Quran berserak-serak seolah-olah tersia-sia, lalu ia memungutnya selembar demi selembar, sambil berkata:"Ini adalah kalam Tuhanku! Ini adalah kalam Tuhanku, membesarkan kalam Allah berarti membesarkan Allah."

https://scontent-sin6-2.xx.fbcdn.net/v/t1.0-0/s180x540/28281_1398687964691_1904511_n.jpg?_nc_cat=110&_nc_ht=scontent-sin6-2.xx&oh=80f1b03f6b76bf82cc0d48ba3fadece0&oe=5C468C1DAdapun mengenai adab lahir dlm membaca Al Quran, selain didapati di dlm kitab Ihya Ulumuddin, juga banyak terdapat di dlm kitab-kitab lainnya. Misalnya dlm kitab Al Itqan oleh Al Imam Jalaludin As Suyuthu, tantang adab membaca Al Quran itu di perincinya sampai mjd beberapa bagian Diantara adab-adab membaca Al Quran, yg terpenting ialah:

1. Disunatkan membaca Al Quran sesudah berwudhu, dlm keadaan bersih, sebab yg dibaca adalah wahyu Allah.

2. Mengambil Al Quran hendaknya dgn tangan kanan, sebaiknya memegangnya dgn kedua belah tangan.

3. Disunatkan membaca Al Quran di tempat yg bersih, seperti di rumah, di surau, di mushalla dan di tempat-tempat lain yg dianggap bersih. Tapi yg paling utama ialah di mesjid.

4. Disunatkan membaca Al Quran menghadap ke Qiblat, membacanya dgn khusyu' dan tenang; sebaiknya dgn berpakaian yg pantas.

5. Ketika membaca Al Quran, mulut hendaknya bersih, tidak berisi makanan, sebaiknya sebelum membaca Al Quran mulut dan gigi dibersihkan terlebih dahulu.

6. Sebelum membaca Al Quran disunatkan membaca ta'awwudz, yg berbunyi: A'udzubillahi minasy syaithanirrajim. Sesudah itu barulah dibaca Bismillahirrahmanir rahim. Maksudnya, diminta lebih dahulu perlindungan Allah, supaya terjauh pengaruh tipu daya syaitan, sehingga hati dan fikiran tetap tenang di waktu membaca Al Quran, dijauhi dari gangguan. Biasa juga org yg sebelum atau sesudah membaca ta'awwudz itu, berdoa dgn maksud memohon kepada Alah supaya hatinya mjd terang. Doa itu berbunyi sebagai berikut "Ya Allah bukakanlah kiranya kepada kami hikmat-Mu, dan taburkanlah kepada kami rahmat dan khazanah-Mu, ya Allah yg M Jika hendak mulai membaca Al Qur’an, maka dia memohon perlindungan dengan mengucapkan: A’uudzu billaahi minasy-syaithaanir rajiim (Aku Berlindung kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari Syaitan yang terkutuk). Sebagian ulama salaf berkata: Ta’awwudz itu sepatutnya dibaca sesudah membaca Al  Qur’an berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
“Jika kamu membaca Al Qur’an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari syaitan yang terkutuk.” (QS An-Nahl 16: 98)
Maksud ayat ini menurut jumhur ulama, apabila kamu ingin membaca Al Qur’an, maka mohonlah perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari syaitan yang terkutuk.
Sejumlah ulama salaf berpendapat, ‘Auudzu billaahis sami’il ‘aliimi minasy-syaithaanir rajiim (Aku memohon perlindungan kepada Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari syaitan yang terkutuk).
Tidaklah mengapa jika mengucapkan perkataan ini. Bagaimanapun yang terpilih adalah bentuk ta’awwudz yang pertama.
Kemudian, sesungguhnya ta’awwudz itu mustahab (disunnahkan) dan bukan wajib. Ta’awwudz itu disunnahkan bagi setiap pembaca Al Qur’an, sama saja di dalam sembahyang atau di luarnya. Di dalam sembahyang diutamakan membacanya dalam setiap rakaat menurut pendapat yang shahih dari dua pendapat tersebut.
Menurut pendapat yang kedua diutamakan membacanya pada rakaat pertama. Jika ditinggalkan pada rakaat pertama, maka hendaklah dia membacanya pada rakaat kedua.
Diutamakan pula membaca ta’awwudz dalam takbir pertama sembahyang jenazah, menurut pendapat yang lebih shahih di antara dua pendapat.
Hendaklah orang yang membaca Al Qur’an selalu membaca Bismillahir Rahmaanir Rahiim pada awal setiap surah selain surah Bara’ah karena sebagian besar ulama mengatakan, ia adalah ayat, sebab ditulis di dalam Mushaf. Basmalah ditulis di awal setiap surah, kecuali Bara’ah. Jika tidak membaca basmalah, maka dia meninggalkan sebagian Al Qur’an menurut sebagian besar ulama.
Kalau bacaan itu karena tugas yang diwajibkan atasnya sebagai orang yang diupah dan digaji, maka perhatian atas bacaan basmalah lebih ditekankan untuk memastikan pembacaan khatam. Karena jika ditinggalkannya, maka dia tidak mendapat sesuatu karena waqaf, bagi orang yang mengatakan bahwa basmalah adalah termasuk ayat di awal surah. Ini adalah penjelasan berharga yang ditekankan agar diperhatikan dan disebarkan.

aha Pengasih lagi Maha Penyayang."



7. Disunatkan membaca Al Quran dgn tartil, yaitu dgn bacaan yg pelan-pelan dan tenang, sesuai dgn firman Allah dlm surat (73) Al Muzammil ayat 4: "....Dan bacalah Al Quran itu dgn tartil".Membaca dgn tartil itu lebih banyak memberi bekas dan mempengaruhi jiwa, serta serta lebih mendatangkan ketenangan batin dan rasa hormat kepada Al Quran. Telah berkata Ibnu Abbas r.a.:" Aku lebih suka membaca surat Al Baqarah dan Ali Imran dgn tartil, daripada kubaca seluruh Al Quran dgn cara terburu-buru dan cepat-cepat."

8. Bagi org yg sudah mengerti arti dan maksud ayat-ayat Al Quran, disunatkan membacanya dgn penuh perhatian dan pemikiran tentang ayat-ayat yg dibacanya itu dan maksudnya. Cara pembacaan seperti inilah yg dikehendaki, yaitu lidahnya bergerak membaca, hatinya turut memperhatikan dan memikirkan arti dan maksud yg terkandung dlm ayat-ayat yg dibacanya. Dgn demikian, ia akan sampai kepada hakikat yg sebenarnya, yaitu membaca Al Quran serta mendalami isi yg terkandung di dlmnya.Hal itu akan mendorongnya untuk mengamalkan isi Al Quran itu. Firman Allah dlm surat (4) An Nisaa ayat 82 berbunyi sebagai berikut: "Apakah mereka tidak memperhatikan (isi) Al Quran?..."

Bila membaca Al Quran yg selalu disertai perhatian dan pemikiran arti dan maksudnya, maka dapat ditentukan ketentuan-ketentuan terhadap ayat-ayat yg dibacanya. Umpamanya: Bila bacaan sampai kepada ayat tasbih, maka dibacanya tasbih dan tahmid; Bila sampai pada ayat Doa dan Istighfar, lalu berdoa dan minta ampun; bila sampai pada ayat azab, lalu meminta perlindungan kepada Allah; bila sampai kepada ayat rahmat, lalu meminta dan memohon rahmat dan begitu seterusnya. Caranya, boleh diucapkan dgn lisan atau cukup dlm hati saja. Diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud, dari Ibnu Abbas yg maksudnya sebagai berikut: "Sesungguhnya Rasulullah s.a.w. apabila membaca: "sabbihissma rabbikal a'la beliau lalu membaca subhanarobbiyal a'la.

Diriwayatkan pula oleh Abu Daud, dan Wa-il binHijr yg maksudnya sebagai berikut:" Aku dgn Rasulullah membaca surat Al Fatihah , maka Rasulullah SAW sesudah membaca walad dholliin lalu membaca aamin . Demikian juga disunatkan sujud, bila membaca ayat-ayat sajadah, dan sujud itu dinamakan sujud tilawah.

Ayat-ayat sajadah itu terdapat pada 15 tempat yaitu:
· dlm surat Al-A'raaf ayat 206
· dlm surat Ar-ra'd ayat 15
· dlm surat An-Nahl ayat 50
· dlm surat Bani Israil ayat 109
· dlm surat Maryam ayat 58
· dlm surat Al-Haji ayat 18 dan ayat 77
· dlm surat Al Furqaan ayat 60
· dlm surat Annaml ayat 26
· dlm surat As-Sajdah ayat 15
· dlm surat As-Shad ayat 24
· dlm surat Haamim ayat 38
· dlm surat An-Najm ayat 62
· dlm surat Al-Insyiqaq ayat 21, dan
· dlm surat Al-'Alaq ayat 19

9. Dlm membaca Al Quran itu, hendaknya benar-benar diresapkan arti dan maksudnya, lebih-lebih apabila sampai pada ayat-ayat yg menggambarkan nasib org-org yg berdosa, dan bagaimana hebatnya siksaan yg disediakan bagi mereka. Sehubungan dgn itu, menurut riwayat, para sahabat banyak yg mencucurkan air matanya di kala membaca dan mendengar ayat-ayat suci Al Quran yg menggambarkan betapa nasib yg akan diderita oleh org-org yg berdosa.

10. Disunatkan membaca Al Quran dgn suara yg bagus lagi merdu, sebab suara yg bagus dan merdu itu menambah keindahan islubnya Al Quran. Rasulullah SAW telah bersabda: "Kamu hiasilah Al Quran itu dgn suaramu yg merdu" Diriwayatkan, bahwa pada suatu malam Rasulullah SAW menunggu-nunggu istrinya, Sitti 'Aisyah r.a. yg kebetulan agak terlambat datangnya. Setelah ia datang, Rasulullah SAW bertanya kepadanya: "Bagaimanakah keadaanmu?" Aisyah RA menjawab :"Aku terlambat datang, karena mendengarkan bacaan Al Quran seseorg yg sangat bagus lagi merdu suaranya. Belum pernah aku mendengarkan suara sebagus itu."

Maka Rasulullah SAW terus berdiri dan pergi mendengarkan bacaan Al Quran yg dikatakan Aisyah itu. Rasulullah SAW kembali dan mengatakan kepada Aisyah RA: "org itu adalah Salim, budak sahaya Abi Huzaifah. Puji-pujian bagi Allah yg telah mjdkan org yg suaranya merdu seperti Salim itu sebagai ummatku."

Oleh sebab itu, melagukan Al Quran dgn suara yg bagus, adalah disunatkan, asalkan tidak melanggar ketentuan-ketentuan dan tata cara membaca sebagaimana yg telah ditetapkan dlm ilmu qiraat dan tajwid, seperti menjaga madnya, harakatnya (barisnya) idghamnya dan lain-lainnya. Di dlm kitab zawaidur raudhah, diterangkan bahwa melagukan Al Quran dgn cara bermain-main serta melanggar ketentuan-ketentuan seperti tersebut di atas itu, haramlah hukumnya; org yg membacanya dianggap fasiq, juga org yg mendengarkannya turut berdosa.

11. Sedapat-dapatnya membaca Al Quran janganlah diputuskan hanya karena hendak berbicara dgn org lain. Hendaknya pembacaan diteruskan sampai ke batas yg telah ditentukan, barulah disudahi. Juga dilarang tertawa-tawa, bermain-main dan lain-lain yg semacam itu, ketika sedang membaca Al Quran. Sebab pekerjaan yg seperti itu tidak layak dilakukan sewaktu membaca Kitab Suci dan berarti tidak menghormati kesuciannya.

Itulah diantara adab-adab yg terpenting yg harus dijaga dan diperhatikan, sehingga dgn demikian kesucian Al Quran dapat terpelihara menurut arti yg sebenarnya.


12. Memilih Tempat yang Tenang Saat Baca Quran

Adab Membaca Al Quran dalam Islam Sesuai Sunnah

Carilah tempat yang tenang dan waktu yang sesuai karena lebih mengundang bersatunya keinginan kuatnya dan kejernihan hatinya.

13. Jangan sambil tertawa dan bermain-main saat membaca Al’Quran.
Canda yang dibolehkan di luar membaca Al Qur'an seperti yang tersebut dalam suatu riwayat "Bercanda tetapi tetap berkata benar dan tidak mengandung kebohongan dan permusuhan" tidak diperbolehkan pada saat membaca Al Qur'an. Sebaliknya harus dihindarkan darinya. Tidak setiap yang dibolehkan di luar waktu membaca Al Qur'an dibolehkan di dalamnya, sebagaimana tidak semua yang dibolehkan di luar salat dibolehkan di dalamnya. Apalagi yang mengganggu pembaca atau pendengar dari merenungkan dan memahami Al Qur'an, seperti debat kusir dan tertawa. Bahkan bermain dan tertawa saat membaca Al Qur'an adalah termasuk perbuatan orang-orang musyrik. Allah berfirman Dan orang-orang yang kafir berkata: "Janganlah kamu mendengar dengan sungguh-sungguh akan Al Qur'an ini dan buatlah hiruk-pikuk terhadapnya, supaya kamu dapat mengalahkan (mereka).[Fushshilat:26] dan Dan apabila dia mengetahui barang sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka ayat-ayat itu dijadikan olok-olok. [Al Jaatsiyah:9] serta Maka apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini? Dan kamu menertawakan dan tidak menangis? [An Najm:59-60].
Dalam ayat-ayat itu orang mukmin disifati dengan menangis dan khusyuk saat membaca Al Qur'an.
Dari itu, barang siapa yang tertawa saat membaca Al Qur'an telah berbuat seperti orang musyrik. Barang siapa yang diperingatkan tentang hal itu jangan sampai menjawab: "Kamu ini memusuhi saya" tetapi hendaknya dia menaati Allah dan Rasul-Nya dan tidak menjadi seperti orang yang apabila dikatakan kepadanya "Bertakwalah kepada Allah" malah berbangga dengan dosanya.
14.Membaca Al’Quran dengan sura yang merdu dan pelan
 Dari Uqbah bin Amir ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang membaca Alquran dengan suara keras adalah seperti orang yang bersedekah terang-terangan, dan orang yang membaca Alquran dengan suara perlahan adalah seperti orang yang bersedekah dengan sembunyi-bunyi.” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, Nasa’i, dan Hakim).
Dikutip dari Buku yang berjudul “Himpunan Fadhilah Amal” karya Maulana Muhammad Zakariyya al-Kandahlawi Rah.a. bahwa kadangkala, bersedekah dengan terang-terangan itu lebih baik seandainya hal itu dapat menimbulkan semangat bersedekah kepada orang lain atau untuk suatu kebaikan. Namun pada kesempatan yang lain, bersedekah dengan sembunyi-sembunyi itu lebih baik jika dikhawatirkan akan menimbulkan riya atau dianggap merendahkan orang lain.
Demikian halnya dengan membaca Alquran. Kadangkala bersuara keras itu lebih baik daripada dengan suara pelan. Dengan maksud jika bacaan itu menyebabkan orang lain bergairah membaca Alquran dan menyebabkan pahala bagi orang yang mendengarnya.
Pada saat yang lain membaca Alquran dengan pelan itu lebih baik jika ternyata dapat mengganggu orang lain atau dikhawatirkan riya dan lainnya. Oleh karena itu, baik membaca dengan suara keras itu lebih sesuai, dan kadangkala membaca dengan suara pelan pun lebih sesuai.
Banyak dalil yang mengatakan membaca dengan suara pelan itu lebih baik, berdasarkan hadits yang disebutkan di atas. Imam Baihaqi menulis di dalam Asy-Syu’bu (sebagian ulama melemahkan hadits ini), dari Aisyah r.ha, “Amalan yang dikerjakan dengan sembunyi-sembunyi tujuh puluh kali lipat lebih baik daripada amalan dengan terang-terangan.” Jabir ra meriwayatkan, Nabi SAW bersabda, “Janganlah membaca terlalu keras sehingga tercampur suara yang satu dengan suara yang lain.”
Umar bin Abdul Aziz ra melihat seorang yang membaca Alquran dengan suara keras di dalam Masjid Nabawi, maka ia menghentikannya. Tetapi, orang yang membaca itu menentangnya. Kemudian Umar bin Abdul Aziz ra berkata, “Jika kamu membacanya untuk manusia, maka bacaanmu tidak ada gunanya.”
Selain itu, Nabi SAW juga memerintahkan agar membaca Alquran dengan suara keras. Di dalam Syarah Al-Ihya juga ditulis mengenai kedua cara tersebut baik dalam riwayat hadits ataupun atsar sahabat ra.
Intinya  semua kembali terhadap niatnya, baik itu membaca dengan suara keras atau dengan suara pelan. Dari Umar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Amal itu tergantng niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yanng hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah (HR. Bukhari, Muslim,).
Imam Bukhari menyebutkan hadis tersebut tersirat bahwa setiap amal yang tidak diniatkan karena mengaharap Wajah Allah adalah sia-sia, tidak ada hasil sama sekali baik di dunia maupun di akhirat. Wallahualam.

15. Ucapan "صدق الله العظيم" Apakah juga Adab Membaca Al-Quran?


Ucapan صدق الله العظيم setelah selesai membaca al-Quran dan membacanya secara terus menerus adalah tidak ma'tsur (tidak sunnah). Ucapan tersebut adalah kalimat yang benar pada segi maknanya, akan tetapi mengucapkannya secara terus menerus setiap kali usai membaca al-Quran adalah bid'ah. Karena ia tidak didapatkan dari Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam.







Share:

Saturday, 5 May 2018

INILAH YANG DILAKUKAN MURID-MURID SMP

Pengenalan 5 S


     Kami mengenalkan kepada kalian semua tentang 5s. 5s adalah singkatan dari :                                                         1. Senyum
                                            2. Sapa
                                            3. Salam
                                            4. Sopan
                                            5. Santun 
   
 5S bertujuan membina siswa-siwa agar memiliki kebiasaan atau perilaku yang baik.
     Selain itu, kami juga membuat tentang 5s dan ada tambahan yang menarik dan juga gokil abis di dalam video tersebut. Kami tidak bermaksud menyinggung pihak mana pun, kami hanya bertujuan untuk menghibur anda sekalian saja.
Dari video di atas, kami menggabungkan 5s dengan Tipe-Tipe ujian untuk menghibur adan sekalian dan saya ulangi sekali lagi, kami tidak bermaksud menyinggung lihak mana pun. Kami ucapkan terima kasih.






     
Share:

Friday, 10 November 2017

HARI PAHLAWAN


PENGERTIAN

     Hari Pahlawan adalah Hari Peringatan yang dirayakan pada tanggal 10 November setiap tahunnya di Indonesia. Hari ini untuk memperingati Pertempuran Surabaya yang terjadi pada tahun 1945 di mana para tentara dan milisi indonesia yang pro-kemerdekaan berperang melawan tentara Britania Raya dan Belanda yang merupakan bagian dari Revolusi Nasional Indonesia.



     Pertempuran Surabaya merupakan peristiwa sejarah perang antara pihak tentara Indonesia dan pasukan Britania Raya. Peristiwa besar ini terjadi pada tanggal 10 November 1945 di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan a4sing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.



     Tanggal 1 Maret 1942, tentara Jepang mendarat di Pulau Jawa, dan tujuh hari kemudian tanggal 8 Maret 1942, pemerintah kolonial Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang berdasarkan Perjanjian Kalijati. Setelah penyerahan tanpa syarat tersebut, Indonesia secara resmi diduduki oleh Jepang.



     Setelah diadakan pertemuan antara wakil pemerintah Republik Indonesia dengan Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby, disepakati hal-hal berikut ini.



     Inggris berjanji bahwa pada tentara mereka tidak terdapat angkatan perang Belanda. .Mereka menyetujui kerja sama kedua belah pihak untuk menjamin keamanan dan ketenteramanMereka segera membentuk kontak biro agar kerja sama dapat terlaksana sebaik-baiknyaInggris hanya akan melucuti senjata Jepang.


TERJADINYA PERISTIWA 10 NOVEMBER



     Para pemuda yang memegang senjata diperintahkan untuk menyerahkan senjatanya. Ultimatum itu tidak ditaati oleh rakyat Surabaya. Pada tanggal 10 November 1945 terjadi pertempuran Surabaya yang sangat dahsyat. Rakyat Surabaya bertekad untuk bertempur mati-matian.



     Karena ultimatum tersebut tidak digubris oleh para pejuang dan rakyat surabaya maka pada 10 November pagi, tentara Inggris mulai melancarkan serangan besar-besaran yang sangat dahsyat, mereka mengerahkan sekitar 3 Divisi pasukan Infanteri beserta tank dan senjata berat lainya, 50 pesawat tempur, dan sejumlah kapal perang yang berada disekitar perairan surabaya.



     Hampir seluruh bagian kota Surabaya ditembaki dan dihujani bom secara membabi-buta oleh moncong moncong meriam pasukan Inggris. Ribuan penduduk menjadi korban, banyak yang meninggal dan luka-luka.  Perlawanan tidak berhenti, Kobaran api semangat di seluruh kota menyala nyala bak letusan gunung berapi, TKR dan Laskar serta bantuan yang aktif dari rakyat Surabaya membuat kota Surabaya terbakar bak neraka.



     Inggris terkejut mereka mendapatkan badai api di Kota Surabaya, awalnya mereka menduga perlawanan rakyat Indonesia di Surabaya bisa ditaklukkan dalam tempo 3 hari saja, Nyatanya pengerahkan persenjataan modern dan taktik perang yang mumpuni tidak membuat kota surabaya mudah untuk diduduki.



     Pertempuran semakin sengit dengan hadirnya para ulama, kyai dan para santri di medan peperangan.Nama nama besar seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbullah serta kyai-kyai pesantren lainnya ikut ambil bagian dalam perjuangan dengan mengerahkan santri-santri (ketika itu masyarakat Jawa khususnya tidak begitu patuh kepada pemerintahan tetapi mereka sangat patuh dan taat kepada para kyai dan ulama mereka). Tidak ketinggalan juga seorang orator ulung dan pejuang muda kota surabaya “Bung Tomo” bersama para tokoh lainnya terus memompa dan mebakar semangat arek arek surabaya agar terus berjuang hingga titik darah penghabisan.



     Tidak terduga sama sekali perlawanan bisa bertahan lama, berlangsung dari hari ke hari, minggu ke minggu. Perlawanan yang pada awalnya dilakukan secara spontan dan tidak terkoordinasi, semakin hari semakin solid dan teratur. Pertempuran dasyat ini memakan waktu hampir satu bulan lamanya, sebelum seluruh kota jatuh di tangan pihak Inggris. Peristiwa berdarah ini benar benar membuat inggris merasa berperang dipasifik, medan perang Surabaya mendapat julukan “neraka” bagi mereka karena kerugian yg disebabkan tidaklah sedikit, sekitar 1600 orang prajurit pengalaman mereka tewas di surabaya serta puluhan alat perang rusak dan hancur diterjang badai semangat arek arek Surabaya.



     Kejadian luar biasa heroik yg terjadi di kota Surabaya telah menggetarkan Bangsa Indonesia , semangat juang, pantang menyerah dan bertarung sampai titik darah penghabisan demi tegaknya kedaulatan dan kehormatan bangsa telah mereka tunjukan dengan penuh kegigihan. Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat yang menjadi korban ketika itu serta semangat membara yang membuat Inggris serasa terpanggang di neraka telah membuat kota Surabaya kemudian dikenang sebagai Kota Pahlawan dan tanggal 10 nopember diperingati setiap tahunnya sebagai hari Pahlawan.



     Kejadian itu merupakan sebuah lambang keberanian dan kebulatan tekad dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Peristiwa 10 November itu diperingati setiap tahun sebagai hari Pahlawan oleh seluruh bangsa Indonesia. Merdeka!!!


PIDATO BUNG TOMO

     Bismillahirrohmanirrohim..

     Merdeka!!!



     Saudara-saudara rakyat jelata di seluruh Indonesia terutama saudara-saudara penduduk kota Surabaya.

Kita semuanya telah mengetahui.

Bahwa hari ini tentara Inggris telah menyebarkan pamflet-pamflet yang memberikan suatu ancaman kepada kita semua.

Kita diwajibkan untuk dalam waktu yang mereka tentukan,

menyerahkan senjata-senjata yang telah kita rebut dari tangannya tentara Jepang.

Mereka telah minta supaya kita datang pada mereka itu dengan mengangkat tangan.

Mereka telah minta supaya kita semua datang pada mereka itu dengan membawa bendera putih tanda bahwa kita menyerah kepada mereka



     Saudara-saudara.

     Di dalam pertempuran-pertempuran yang lampau kita sekalian telah menunjukkan bahwa rakyat Indonesia di Surabaya.

Pemuda-pemuda yang berasal dari Maluku,

Pemuda-pemuda yang berawal dari Sulawesi,
Pemuda-pemuda yang berasal dari Pulau Bali,
Pemuda-pemuda yang berasal dari Kalimantan,
Pemuda-pemuda dari seluruh Sumatera,
Pemuda Aceh, pemuda Tapanuli, dan seluruh pemuda Indonesia yang ada di Surabaya ini.
Di dalam pasukan-pasukan mereka masing-masing.
Dengan pasukan-pasukan rakyat yang dibentuk di kampung-kampung.
Telah menunjukkan satu pertahanan yang tidak bisa dijebol.
Telah menunjukkan satu kekuatan sehingga mereka itu terjepit di mana-mana.

     Hanya karena taktik yang licik daripada mereka itu saudara-saudara.
Dengan mendatangkan Presiden dan pemimpin-pemimpin lainnya ke Surabaya ini. Maka kita ini tunduk untuk memberhentikan pertempuran.
Tetapi pada masa itu mereka telah memperkuat diri.
Dan setelah kuat sekarang inilah keadaannya.

     Saudara-saudara kita semuanya.
     Kita bangsa indonesia yang ada di Surabaya ini akan menerima tantangan tentara Inggris itu,
dan kalau pimpinan tentara inggris yang ada di Surabaya.
Ingin mendengarkan jawaban rakyat Indonesia.
Ingin mendengarkan jawaban seluruh pemuda Indonesia yang ada di Surabaya ini.
Dengarkanlah ini tentara Inggris.
Ini jawaban kita.
Ini jawaban rakyat Surabaya.
Ini jawaban pemuda Indonesia kepada kau sekalian.

     Hai tentara Inggris!
     Kau menghendaki bahwa kita ini akan membawa bendera putih untuk takluk kepadamu.
Kau menyuruh kita mengangkat tangan datang kepadamu.
Kau menyuruh kita membawa senjata2 yang telah kita rampas dari tentara jepang untuk diserahkan kepadamu
Tuntutan itu walaupun kita tahu bahwa kau sekali lagi akan mengancam kita untuk menggempur kita dengan kekuatan yang ada tetapi inilah jawaban kita:
Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah
Yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih
Maka selama itu tidak akan kita akan mau menyerah kepada siapapun juga

     Saudara-saudara rakyat Surabaya, siaplah keadaan genting!
Tetapi saya peringatkan sekali lagi.
Jangan mulai menembak,
Baru kalau kita ditembak,
Maka kita akan ganti menyerang mereka itukita tunjukkan bahwa kita ini adalah benar-benar orang yang ingin merdeka.

     Dan untuk kita saudara-saudara.
Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka.
Semboyan kita tetap: merdeka atau mati!

     Dan kita yakin saudara-saudara.
     Pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita,
Sebab Allah selalu berada di pihak yang benar.
Percayalah saudara-saudara.
Tuhan akan melindungi kita sekalian.

     Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!
Merdeka!!!


         Terima kasih telah berkunjung di blog saya ini. Selain itu, kalian juga dapat berkunjung ke situs dan blog saya yang lainnya :

Situs saya :
MUHAMMAD BUKHARI : Blogspot
MUHAMMAD BUKHARI : Wordpress

Blog saya :
6. Hari Pahlawan           

5. Sumpah Pemuda

4. Buku TIK Kelas 9 dan 8

3. 7 Macam Gangguan Pada Ginjal

2. Elektromagnetik Dari Tangan

1. Sejarah dan Perkembamgan Internet di Indonesia




Share:

Saturday, 28 October 2017

SUMPAH PEMUDA

PENGERTIAN SUMPAH PEMUDA

     Sumpah Pemuda adalah keputusan Kongres Pemuda Kedua. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.
Yang dimaksud dengan "Sumpah Pemuda" adalah keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan dua hari, 27-28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta). Keputusan ini menegaskan cita-cita akan ada "tanah air Indonesia", "bangsa Indonesia", dan "bahasa Indonesia". Keputusan ini juga diharapkan menjadi asas bagi setiap "perkumpulan kebangsaan Indonesia" dan agar "disiarkan dalam segala surat kabar dan dibacakan di muka rapat perkumpulan-perkumpulan".
Istilah "Sumpah Pemuda" sendiri tidak muncul dalam putusan kongres tersebut, melainkan diberikan setelahnya. Berikut ini adalah bunyi tiga keputusan kongres tersebut sebagaimana tercantum pada prasasti di dinding Museum Sumpah Pemuda. Penulisan menggunakan ejaan van Ophuysen. Bunyi "Sumpah Pemuda" sebagai berikut.
Pertama:
Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.

Kedoea:
Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Ketiga:
Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

RUMUSAN SUMPAH PEMUDA

     Rumusan Kongres Sumpah Pemuda ditulis Moehammad Yamin pada secarik kertas yang disodorkan kepada Soegondo ketika Mr. Sunario tengah berpidato pada sesi terakhir kongres (sebagai utusan kepanduan) sambil berbisik kepada Soegondo: Ik heb een eleganter formulering voor de resolutie (Saya mempunyai suatu formulasi yang lebih elegan untuk keputusan Kongres ini), yang kemudian Soegondo membubuhi paraf setuju pada secarik kertas tersebut, kemudian diteruskan kepada yang lain untuk paraf setuju juga. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin.

Panitia Kongres Pemoeda terdiri dari :

Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)
Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekretaris : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)
Bendahara : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III : Senduk (Jong Celebes)
Pembantu IV : Johanes Leimena (yong Ambon)
Pembantu V : Rochjani Soe'oed (Pemoeda Kaoem Betawi).


Johanna Masdani Tumbuan

     Johanna Masdani Tumbuan termasuk di antara 71 pemuda yang hadir dalam Kongres Pemuda Kedua, Oktober 1928 dan turut serta mengikrarkan Sumpah Pemuda yang berlangsung di sebuah gedung yang terletak di Jalan Kramat Raya no. 106 Jakarta Pusat.
Selain itu, Jo -- demikian ia biasa dipanggil -- juga menjadi seorang saksi sejarah detik-detik Proklamasi Indonesia yang dilakukan oleh Bung Karno dan Bung Hatta pada 17 Agustus 1945. Johanna Masdani Tumbuan juga ikut serta menyusun konsep pembangunan Tugu Proklamasi yang sederhana di depan rumah Bung Karno di Jl. Pegangsaan Timur (kini Jl. Proklamasi) no. 56, Jakarta. Tugu ini kemudian dibongkar oleh Bung Karno, namun dibangun kembali pada tahun 1980-an. Baca juga pada Sejarah Perjuangan Pemuda Indonesia dan Sumpah Pemuda oleh David DS Lumoindong.



3 PILIHAN BAHASA PEMERSATU

     Awalnya, ada 3 bahasa  dipertimbangkan menjadi bahasa persatuan. Pertama, Bahasa Belanda –bahasa penjajah yang dikuasai benar oleh para elite pribumi, termasuk tokoh pemuda di masa itu. Bung Karno bahkan menyebutnya, "bahasa yang kupakai untuk berpikir."
Bahasa kedua yang dipertimbangkan adalah Jawa. Kala itu, Jawa adalah etnis terbesar yang ada di Hindia Belanda. Scott Paauw dari University of Rochester dalam makalahnya ‘One Land, One Nation, One Language: An Analysis of Indonesia's National Language Policy’ mengungkapkan, jumlah etnis Jawa mencapai 47,8 persen dari total populasi.

Bahasa terakhir yang dipertimbangkan adalah Melayu. Meski hanya dituturkan 5 persen dari populasi Nusantara saat itu, Melayu dikenal sebagai 'lingua franca' —bahasa perdagangan—mungkin sejak 2.000 tahun sebelumnya, di dua sisi selat Malaka.

MEMILIH BAHASA MELAYU

     Ada alasan kuat mengapa para tokoh pemuda memilih Melayu, bahasa yang berasal dan tumbuh di Sumatera. Sebab, dibanding Jawa, Melayu lebih pasaran atau rendah sehingga bisa dipelajari dengan cepat. Juga karena ia memakai huruf latin yang lebih awam digunakan. Bukan ha, na, ca, ra, ka…
Bahasa itu juga membantu para pemimpin berkomunikasi lintas suku tanpa menimbulkan masalah. "Karena Melayu bahasa asli kelompok kecil, tak akan dianggap ancaman terhadap identitas suku lain, termasuk Jawa."
Banyak juga dari kalangan orang Jawa yang tak setuju Bahasa Jawa, karena dianggap terlalu feodal. Termasuk Sukarno.

"Bung Karno berpendapat, bahwa sukar kelak berbicara secara demokratis. Katanya macam-macam bentuk bahasa Jawa itu menyusahkan buat bergaul secara bebas, lagi sukar dipahami mereka yang tak berasal dari Jawa," tulis Abu Hanifah.

Ngoko, Kromo, Kromo Inggil – penggunaan bahasa Jawa sangat hirarkis. "Ada anekdote dari Bung Karno," tambah Abu Hanifah. "Seorang suami yang derajat sosialnya lebih rendah dari sang istri, harus bicara kromo dan dibalas dalam bahasa ngoko oleh si istri, saat berpacaran."
Maka Prof Dr Poerbotjoroko memberi nasihat agar dipakai saja Melayu-Riau, yang masih bisa berkembang seperti dulunya Bahasa Inggris.
Bahasa Melayu Riau yang dipilih, dan bukan Bahasa Melayu Pontianak atau Banjarmasin atau Samarinda, atau Maluku atau Jakarta (Betawi) ataupun Kutai. Pertimbangannya, pertama, suku Melayu berasal dari Riau. Sultan Malaka yang terakhir pun lari ke Riau selepas Malaka direbut oleh Portugis.
Kedua, sebagai lingua franca, Bahasa Melayu Riau yang paling sedikit terkena pengaruh misalnya dari bahasa Tionghoa Hokkien, Tio Ciu, Ke, ataupun dari bahasa lainnya.
Penetapan sebagai bahasa persatuan Indonesia menambah gengsi Bahasa Melayu, meski para tokoh masih menggunakan bahasa Belanda dalam perbincangan sehari-hari.
Pada sisi lain, pemerintah kolonial melihatnya sebagai ancaman. Mereka memutuskan menghapus mata pelajaran Bahasa Melayu di Jawa pada 1930, dan di seluruh Hindia Belanda dua tahun kemudian.
Penggunaan Bahasa Indonesia mewakili makin kuatnya keyakinan atas Tanah Air. Fraksi Thamrin mulai menggunakannya dalam perdebatan Volksraad pada 1938.
     Kalian juga bisa mengunjungi blog saya yaitu :
Muhammad Bukhari : Blogspot
Muhammad Bukhari : Wordpress

     Terima kasih atas kunjungan dan telah membaca  blog saya.
Share:

Friday, 1 September 2017

BUKU TIK KELAS 9 DAN 8

BUKU TIK KELAS 9 dan 8 SMP/MTs


     Jika kalian ingin download buku TIK bisa download yang ada dibawah ini kalian bisa menekan link yang ada dibawahnya. Tetapi, sebelumnya kalian  juga bisa nonton Dream Boruto : Video Dream Boruto.



            TIK singkatan dari Teknologi Informasi dan Komunikasi. Teknologi Informasi dan Komunikasi, adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasiTeknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media.
  
     Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan merupakan upaya melakukan penyebaran informasi ke satuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara. Hal ini adalah wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pembelajaran masyarakat. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya feedback yang seketika. Siaran bersifat searah yaitu dari narasumber atau fasilitator kepada pembelajar.

    Saya akan membahas sedikit tentang buku TIK kelas 9 dan 8 yang ada di blog saya ini. Baiklah, dibuku ini ada materi-materi pelajaran TIK di SMP/MTs. Setiap buku memliki halaman-halaman yang berbeda dan judul yang berbeda juga. Dan ada juga soal-soal latihannya, di sana kalian bisa berlatih menjawab soal-soal yang ada di sana. Kalian bisa men download atau membaca buku tersebut secara online saja. Atas pembagian yang ada di blog saya terdiri dari kelas 9 dan 8 saja dan itu menurut standar kurikulum 2006.
     
BUKU TIK KELAS 9 SMP/MTs

     Kita mulai dari buku TIK kelas 9 dulu, sebagai berikut.  

BAB I : Mengenal Internet.
Klik Disini 

BAB II : Sistem Untuk Mengaksesl

               Internet
Klik Disini

BAB III : Perangkat Untuk Mengakses                          Internet. 

Klik Disini

BAB IV : Mengakses Internet.

Klik Disini   

BAB V : Layanan Dalam Internet. 

Klik Disini

BAB VI : Web Browser.

Klik Disini

BAB VII : Mesin Pencari Informasi.

Klik Disni

BAB VIII : Surat Elektronik.

Klik Disini

BAB IX : Internet Dan Masyarakat.

Klik Disini



BUKU TIK KELAS 8 SMP/MTs

     Sekarang kita akan mulai buku TIK kelas 8, sebagai berikut.

BAB I : Menu dan Ikon pada Microsoft Word 2007.
Klik di sini

BAB II : Menggunakan Menu dan Ikon pada Microsoft Word 2007.
Klik di sini

BAB III : Membuat Karya dengan Program Aplikasi Pengolahan

                Kata (Word Processing).
Klik di sini  

BAB IV : Mengenal Fungsi Menu dan Ikon pada Pengolahan

                Angka.
Klik di sini

BAB V : Fungsi Menu dan Ikon pada Program Pengolahan Angka.

Klik di sini

BAB VI : Penggunaan Menu dan Ikon pada Perangkat lunak         
                Pengolahan Angka.
Klik di sini

BAB VII : Mulai Bekerja dengan MS. Excel.

Klik di sini
   


     Cukup sampai di sini pembahasan tentang meteri-meteri TIK kelas 9 dan 8      Buku diatas adalah buku TIK kelas 9 dan 8 untuk semester 1 dan 2 SMP/MTs.

     Selain itu kalian juga bisa mendengarkan atau mendownload lagu Harris J : You Are My Life.
Buka juga blog saya :
mbukharialbar29.blogspot.com
mbukharialbar29.wordpress.com






Share:

Search This Blog

Muhammad Bukhari. Powered by Blogger.

Labels

Labels

Blogger templates